ROKAN HILIR - Bagansiapiapi merupakan daerah eks kewedanaan berkembangnya dengan lahir undang-undang nomor 53 tahun 1999. Hingga sekarang pemerintah bersama DPRD terus melaksanakan program pembangunan di daerah, begitu juga dengan konsep langkah pemerintah daerah sejalan program Provinsi Riau dengan giatnya pengembangan program wisata daerah dengan manfaatkan potensi yang ada.
“Saya mengucapkan apresiasi atas kehadiran Gubernur Riau H Juliandi Racman diwakili Kepala Badan Balitbang Provinsi Riau, Arbaini MT. Pengembangan Pariwisata daerah merupakan cambuk bagi daerah. Dengan kondisi keuangan daerah kita jangan patah semangat membangun potensi daerah disamping Pariwisata andalan Rohil Event Bakar Tongkang dan pengembangan Pulau Destinasi Wisata Pulau Jemur yang termasuk pulau terluar. Potensi wisata kita harus siap optimis,” ucapkan Bupati Rohil H.Suyatno Saat Lauching Bagan Heritage, Selasa malam (4/4/2017) Bagansiapiapi
"Kami siap menerima masukan dari provinsi riau maupun pemerintah pusat guna pengembangan wisata didaerah ,bagaimana pengunjung ramai kebagansiapiapi," Harap Suyatno
"Dulunya Bagansiapiapi dikenal dengan tradisi minum kopi di pinggir jalan, saya akan kembangkan hidupkan kembali suasan bagaimana bagansiapiapi ramai orang datang selain itu dihiasi lampu dipinggir jalan akan menambah semaraknya kota Bagansiapiapi nantinya," Sebut Bupati
Pendataan lampu hias dipinggir jalan akan dirancang agar lebih namapak semarak, Selain itu akan diadakan 50 unit becak hias agar wisman yang datang bisa naik beca hias tersebut.
Even Ritual Bakar Tongkang 2017 rencana akan mengundang Menko Maritim Luhut Panjaitan hadir dan saya mengajak DPRD serta Tokoh masyarakat bersama memajukan dan mengembangkan daerah ini, kondisi daerah saat ini tidak akan selamanya.
Hadir digelarnya lauching Bagan Heritage ,Gubernur riau diwakili Kepala Balitbang Riau,Arbaini MT,Prof Asman pegiat Pariwisata Riau pejabat lingkungan pemerintah Rohil serta tokoh masyarakat Rohil
Syofyan Rambah

